Proses dan Bentuk dalam Geomorfologi

Bentuklahan adalah objek material Geomorfologi. Hingga kurun waktub1980an, batasan kajian adalah bentuklahan pada permukaan Bumi di daratan, kemudian di tahun 1983 diusulkan sampai dengan bentuklahan di dalam laut dan lautan. Beberapa tahun ini, kajian Geomorphology sudah merambah sampai dengan kondisi Geomorfologi pada planet-planet dan satelit. Bentuklahan ada di mana-mana, jelas terlihat, terjadi pada berbagai skala geografis mulai dari bukit yang kecil sampai dengan lempeng tektonik, dan memiliki rentang hidup harian, bulanan, tahunan, abad bahkan ribuan tahun.

Proses, bentuk dan hubungan keterkaitan antara keduanya adalah dasar untuk memahami asal usul dan perkembangan bentuklahan. Pertimbangan akan bentuk yang ada dan proses yabg terjadi pada suatu bentuklahan seringkali menjadi sangat penting mengingat banyak ahli Geomorfologi lebih banyak menggunakan istolah-istilah untuk menyebut bentuklahan dibandingkan memberikan mendeskripsikan secara detail bentuklahan. Misalnya, betapa sering kita mendengar kipas aluvial, dataran banjir, tabggul alam, patahan normal dan kerucut koluvial. Istilah-ostilah itu lebih kita kenal bentuk dan proses yang terjadi padanya dibandingkan definisi masing-masingnya bukan?

Dalam Geomorfologi, bentuk morfologi memiliki tiga aspek, yaitu (1) konstitusi (karakteristik fisika dan kimia bentuklahan), (2) Konfigurasi (ukuran, bentuk, dan karakteristik geometrik lain) dan (3) Karakteristik aliran massa (hujan, debit, runoff, infiltrasi, penguapan). Proses geomorfik dapat dikatakan sebagai multi-variasis dari proses fisika (mekanik) dan kimia yang berlangsung pada kurun waktu tertentu. Proses geomorfik dapat dibentuk oleh tenaga yabg berasal dari dalam Bumi (endogen seperti tektonisme dan vulkanisme), tenaga yang berasal dari atmosfer dan permukaan Bumi (eksogen seperti angin, aliran air, gelombang dsb) dan tenaga yang berasal dari luar Bumi (ekstra terestrial seperti gravitas bulan dan jatuhan meteorit). Interaksi saling terkait antara proses-bentuk merupakan dasar dari investigasi Geomorfologi. Bentuk akan mempengaruhi proses di yang terjadi pada bentuklahan, dan di sisi yang lain proses yang yang terjadi pada bentuklahan akan menghasilkan bentuk tertentu dari bentuklahan….

Disarikan dari Hugget, R. 2011. Process and Form

[Ahmad Cahyadi]

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*