Erosi dan sebuah pilihan

Semua massa batuan yang terekspos atau tersingkap di permukaan Bumi adalah objek bagi aksi proses kimia dan fisika yang terus menghancurkannya, di mana batuan tersebut akan terus melapuk, terdekomposisi dan mengalami keausan. Erosi adalah terminologi yang kompleks yang kadang prosesnya sulit diperhatikan dengan detail, namun hasilnya dapat kita lihat secara nyata, seperti air sungai yang keruh, jejak pedestal, jejak armour layer dan alur serta parit. Apa yang kita lihat tersebut adalah hasil kerja dari erosi, tapi bukan produk akhirnya, karena nyatanya saat agen geomorfologi kembali, maka proses pun akan terus berulang, lalu material akan dibuang seperti sampah dan kemudian terendapkan sebagai identitas yang baru (sedimen) dan beberapa di antaranya kembali menjadi seperti awal (menjadi batu) namun dengan sifat dan wujud yang mungkin berbeda (menjadi batuan sedimen).

Setidaknya ada tiga proses yang terkait dengan erosi, (1) rock breaking (disintegrasi), (2) rock-decay (dekomposisi dan pelarutan) dan (3) transporatsi. Proses satu dan dua sangat terkait dengan saudara erosi yaitu pelapukan. Beberapa agen yang ikut berperan dalam erosi adalah air hujan, aliran air, angin, glacier, gelombang, pasang surut, reaksi kimia dan dekomposisi bahan organik serta aktivitas makhluk hidup. Prosesnya terus berjalan, kadang menggantikan gunung menjadi dataran atau kadang hanya sekedar mengimbangi gunung yang terus meninggi…

Erosi dan pelapukan tak senyatanya menjadi sumber keburukan. Adanya erosi dan pelapukanlah yang menjadikan Bumi kita bisa kita tempati. Betapa tidak? Tanah yang kita pijak dan menjadi tempat tumbuh tanaman adalah hasil karya dua bersaudara itu. Dengannya batuan yang keras dapat menjadi material lepas – lepas yang mampu menyimpan air dan memungkinkan tumbuhnya tanaman… Karenanya, tanah di hilir, danau, sungai dan laut kaya akan nutrisi… Namun di samping itu, dampak buruknyapun dapat juga menjadi sangat nyata… Kitalah yang bisa berusaha, sedang ketentuan ada pada Allah… Erosi dan pelapukan adalah keniscahyaan yang pasti terjadi, tapi tak berarti kita tak punya pilihan… Maka, mari memilih dan segera laksanakan pilihan kita, karena mungkin umur kita tak sepanjang aliran sedimen pembawa hara dan nutrisi sampai ke laut…

[Ahmad Cahyadi]

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.